Dalam rangka memperluas wawasan kelembagaan dan memperkuat program internasionalisasi pendidikan tinggi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kerinci melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, pada [tanggal kegiatan]. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan FTIK, [Nama Dekan], dan diikuti oleh para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Prodi, serta perwakilan dosen.
Kunjungan akademik ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan program studi, sistem kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), penguatan budaya akademik, serta strategi pengembangan kerja sama internasional yang telah diterapkan oleh UniKL. Dalam sambutan hangat yang disampaikan oleh pihak UniKL, rombongan FTIK IAIN Kerinci disambut oleh jajaran pimpinan fakultas dan divisi hubungan internasional Universitas Kuala Lumpur.
Selama kegiatan berlangsung, kedua institusi saling bertukar informasi mengenai pengembangan kurikulum, sistem penjaminan mutu internal, model pembelajaran digital, serta penguatan kapasitas dosen melalui kolaborasi riset dan mobilitas akademik. Salah satu agenda utama adalah eksplorasi kerja sama dalam bentuk student mobility, joint research, dan visiting lecturer antara FTIK IAIN Kerinci dan UniKL.
Dekan FTIK IAIN Kerinci menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan visi menjadi fakultas yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan global. “Kami ingin membangun jejaring yang lebih luas di tingkat internasional, dan Universitas Kuala Lumpur menjadi mitra strategis dalam upaya tersebut,” ujar Hadi Candra.
Kegiatan ini juga sejalan dengan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong penguatan kolaborasi lintas negara sebagai bentuk transformasi pendidikan tinggi berbasis globalisasi dan digitalisasi. Dengan terlaksananya benchmarking ini, diharapkan akan tercipta inisiatif kerja sama nyata yang berdampak pada peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi di lingkungan FTIK IAIN Kerinci.
Benchmarking ini menandai langkah strategis FTIK IAIN Kerinci dalam memperkuat posisi kelembagaan di kancah internasional sekaligus menjadi bagian dari upaya pengembangan pendidikan Islam yang inklusif dan berdaya saing global.
