Home   [email protected] | IAIN Kerinci 2025
 
 
 

FTIK IAIN Kerinci Benchmarking ke Universitas Malaya: Perkuat Tata Kelola Akademik dan Penelitian Kolaboratif Internasional

qwqdqwdqwd

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat tata kelola akademik dan membangun jejaring internasional melalui kegiatan benchmarking ke Universitas Malaya (UM), Kuala Lumpur, Malaysia, pada [tanggal kegiatan]. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan, riset, dan internasionalisasi kelembagaan.

Delegasi FTIK yang dipimpin oleh Dekan, Dr. Hadi Candra, M.Pd , diterima secara resmi oleh pimpinan Fakultas Pendidikan Universitas Malaya. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kedua belah pihak mendiskusikan berbagai aspek pengelolaan pendidikan tinggi, mulai dari sistem kurikulum berbasis riset, inovasi dalam pembelajaran, integrasi teknologi dalam proses akademik, hingga tata kelola kelembagaan yang berorientasi pada capaian global.

Universitas Malaya sebagai salah satu universitas terbaik di Asia Tenggara menjadi contoh relevan dalam pengembangan kebijakan akademik berbasis mutu. Pihak UM juga memaparkan berbagai strategi unggulan dalam mendorong publikasi ilmiah bereputasi, pengelolaan jurnal internasional, serta program pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi FTIK IAIN Kerinci untuk menggali model-model inovatif dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, serta menjajaki kerja sama kelembagaan dalam bentuk pertukaran pelajar, kolaborasi penelitian, serta program pengajaran bersama (joint teaching). Selain itu, diskusi juga difokuskan pada peluang kerja sama di bidang pendidikan Islam dan penguatan peran kampus dalam pembangunan masyarakat global yang inklusif.

Dekan FTIK menyampaikan harapannya agar hasil benchmarking ini menjadi inspirasi konkret dalam reformasi akademik dan peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan IAIN Kerinci. “Kami belajar dari institusi unggul seperti Universitas Malaya agar dapat menghadirkan pendidikan tinggi yang kompetitif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman,” tutur [Nama Dekan].

Kunjungan ke Universitas Malaya ini menjadi bagian penting dari peta jalan transformasi FTIK IAIN Kerinci menuju lembaga pendidikan tinggi yang andal, unggul, dan berorientasi pada kolaborasi lintas batas negara. Semangat belajar dan bertukar gagasan lintas budaya menjadi modal utama dalam memperkuat peran pendidikan tinggi Islam di era global.